Ciri Ciri Kanker Rektum

Ciri Ciri Kanker Rektum

Ciri-ciri kanker rektum

Ciri-ciri kanker rektum

Kolon dan rektum terdapat pada struktur sistem pencernaan di mana kolon terletak setelah usus halus dan rektum kelanjutan kolon yang merupakan tempat berkumpulnya sisa-sisa pembuangan, setelah air dan nutrisi dari makanan diserap oleh kolon. Selanjutnya, sisa-sisa pembuangan akan keluar dari tubuh melalui anus.

Kanker Koloretral terdapat beberapa jenis dan berdasarkan dari tipe sel yang telah diserang, diantaranya:

1. Adenokarsinoma

Jenis kanker tipe ini tumbuh pada sel epitel kelenjar yang akan menyebabkan munculnya seperti lendir yang akan mengakibatkan dengan mudahnya sel kanker bermetastatis ke bagian organ lain.

2. Kanker Karsinoid

Jenis kanker ini tidak begitu agresif seperti adenikarsinoma. Sel kanker yang tumbuh pada sel Kulchitsky produsen dari hormon yang terdapat pada dindind usus besar, namun keberadaanya sangat merusak fungsi usus besar yang bisa mematikan oto dan sistem saraf sehingga akan melemah.

3. Gastrointestinal Stromal Tumor (GISTs)

Jenis kanker ini dikatakan sangat jarang terjadi tetapi bersifat merusak yang cukup dominan terhadap fungsi cerna dan serap air dari usus besar. Tipe ini cenderung tidak akan menyebar tetapi akan merusak bagian fungsi.

 

Kanker kolorektal adalah istilah untuk kanker yang bermula baik pada kolon (usus besar) atau pada rektum. Kanker kolon dan kanker rektum memiliki beberapa tanda yang mirip.

Pertumbuhan abnormal pada kolon atau rectum

Kebanyakan kanker kolorektal berawal dari sebuah polip yang berawal tumbuh pada lapisan dalam pada kolon atau rektum dan tumbuh ke tengah. Kebanyakan polip bukan merupakan kanker. Hanya polip jenis tertentu (yang dikenal adenoma) dapat berubah menjadi kanker. Mengangkat polip lebih awal, saat masih berukuran kecil, dapat mencegah menjadi kanker.

Lebih dari 95% kanker kolon dan rektum adalah adenocarcinoma. Kanker ini bermula pada sel-sel kelenjar, sel-sel terdapat di bagian dalam kolon dan rektum.

Gejala-gejala kanker kolorektal ²

Pada stage awal penyakit, gejala kanker kolorektal dapat minimal, atau tidak tampak sama sekali. Seiring penyakit berkembang, gejala-gejala dapat meningkat dalam kuantitas dan derajat keparahan. Karena gejala kanker kolorektal sering tidak muncul hingga penyakit berkembang melewati stage awal, pemeriksaan regular direkomendasikan, dan sebaiknya menjadi rencana kesehatan yang rutin pada pasien di atas usia 50 tahun. Jika kamu berusia di bawah 50 dan memiliki riwayat keluarga kanker kolorektal atau faktor resiko lain, sebaiknya diskusikan dengan doktermu untuk melakukan pemeriksaan regular.

Gejala kanker rektum

Gejala-gejala kaker rektum dapat mirip dengan penyakit usus lainnya, seperti kolitis ulseratif, Crohn’s disease, ataupun kanker kolon atau kolorektal. Seringkali tidak ada gejala awal pada kanker rectum. Seiring kanker berkembang, gejala kanker rektum dapat menjadi lebih tampak dan lebih parah. Pasien dengan iritasi usus, seperti kolitis ulseratif atau Crohn’s disease, dapat mengalami periode keringanan di mana gejala mereda.

Tanda-tanda kanker rektum

Perkembangan tumor pada rektum atau kanal anal dapat merubah konsistensi, bentuk atau frekuensi pergerakan usus. Keparahan gejala dapat meningkat atau gejala lain dapat terjadi seiring penyebaran kanker melewati rektum atau ke kolon. Perdarahan rektum dapat menyebabkan feses berwarna merah terang. Tumor yang berdarah juga dapat merubah warna feses, terkadang membuat feses sangat gelap.

Tanda-tanda kanker rektum yang berhubungan dengan perubahan kebiasaan BAB :

  • Diare
  • Konstipasi
  • Tidak dapat mengosongkan buangan secara sempurna
  • Perubahan ukuran atau bentuk feses (lebih tipis dari biasanya)
  • Perdarahan pada feses (dapar merah terang atau sangat gelap)

Gejala umum kanker rektum

Pada stage awal kanker rektum mungkin tidak terdapat gejala. Namun, perubahan yang lebih sistemik dapat menghasilkan tumor berkembang semakin dalam ke lapisan jaringan rektum atau jika kanker menyebar (metastasis) ke seluruh tubuh.

Gejala umum kanker rektum :

  • Nyeri pada rektum
  • Nyeri atau ketidaknyamanan abdomen
  • Kram perut
  • Perasaan perut buncit atau penuh
  • Perubahan napsu makan
  • Kelelahan

Terdapat beberapa metode pemeriksaan yang dapat mendeteksi polip atau kanker. Pemeriksaan mungkin dapat menemukan kanker sebelum tampak gejala.

Faktor resiko kanker kolorektal

Umum

  • Usia : walaupun kanker kolorektal dapat terjadi pada segala usia, kesempatan berkembangnya penyakit ini meningkat drastis setelah usia 50 tahun.
  • RAS dan latar belakang etik : Afrika Amerika memiliki insiden tertinggi di Amerika Serikat. Ashkenazi Jews juga memiliki resiko lebih tinggi untuk berkembangnya kanker kolorektal.

Tubuh

  • Obesitas : kelebihan berat badan dapat meningkatakan resiko berkembangnya kanker kolorektal.

Genetik

  • Riwayat keluarga dengan kanker kolorektal : walaupun alasannya belum jelas betul pada setiap kasus, gen yang diturunkan, faktor lingkungan bersama, atau kombinasinya dapat meningkatkan resiko kanker kolorektal.
  • Sindrom yang diturunkan : dua sindrom yang paling umum diturunkan berhubungan dengan kanker kolorektal adalah familial adenomatous polyposis (FAP) dan hereditary non-polyposis colorectal cancer (HNPCC). Sindrom lain yang dapat meningkatkan resiko kanker kolorektal termasuk sindroma Lynch, sindrom Turcot, dan sindrom Peutz-Jeghers.

Gaya hidup

  • Diet : makanan daging merah dan daging olahan (daging sapi, kambing, hot dog) dapat meningkatkan resiko kanker kolorektal. Makanan yang digoreng, dibakar, atau metode memasak daging lainnya yang membutuhkan temperatur sangat tinggi menghasilkan bahan kimia yang juga dapat berkontribusi dalam meningkatkan resiko.
  • Kebiasaan tidak aktif : seseorang yang hidup tanpa aktifiktas fisik dapat meningkatkan kemungkingan berkembangnya kanker kolorektal.
  • Merokok
  • Meminum Alkohol

Kondisi lain

  • Riwayat pribadi kanker kolorektal atau polip : jika anda memiliki riwayat kanker kolorektal sebelumnya, mungkin dapat berkembang kanker di area lain pada kolon dan rektum.
  • Riwayat iritasi usus : colitis useratif dan Crohn’s disease, dapat meningkatkan kemungkinan berkembangnya kanker rektum.
  • Diabetes tipe II : dapat meningkatkan resiko, dan dapat mempengaruhi prognosis.

Tingkatan / stadium kanker rektum

  • Stadium 1 : Kanker terjadi di dalam dinding rektum
  • Stadium 2 : Kanker telah menyebar hingga ke lapisan otot rektum
  • Stadium 3 : Kanker telah menyebar ke kelenjar-kelenjar limfa
  • Stadium 4 : Kanker telah menyebar ke organ-organ lain seperti hati, paru-paru atau ovarium

Lakukan Pencegahan Alami Dan Pengobatan kanker kolorektal

Untuk anda yang mungkin sering mengalami gejala atau ciri ciri penyakit kanker kolorektal segeralah lakukan pengobatan dengan mengkonsumsi obat kanker kolorektal tradisional, serta untuk anda yang sudah positif terserang kanker kolorektal baik itu baru- baru ini maka kami rekomedasikan untuk lakukan terapi alami tanpa efek samping mengkonsumsi obat alami sebagai cara terbaik yang efektif, bebas kimia dan aman dikonsumsi.

Berjuta khasiat dan manfaat dari keseluruhan bahan utama dapat kita rasakan untuk mengobati berbagai penyakit usus baik itu usus buntu, usus turun, radang usus, kanker usus, Ca Colon, kanker kolorektal dan usus besar.

 

RNW 10 : Herbal Super Komplit, untuk Hidup Sehat dan Panjang Umur

Tahukah Anda bahwa akar dari masalah-masalah tersebut adalah karena adanya timbunan toksin di dalam tubuh Anda ?
Begitu berbahayanya toksin yang terakumulasi dalam jaringan lemak, maka kita perlu melakukan proses Detoksifikasi agar proses regenerasi sel tidak terganggu.
Produk Bioalpha RNW 10 akan membebaskan dan mempercepat (proses penggantian jaringan yang rusak dengan jaringan baru) dari Stem Cell.

Kandungan Produk Bioalpha RNW 10

1. Wheat grass 530 mg

  • Adalah membentuk darah
  • Membersihkan tubuh dan juga sumber vitamin B, C, dan E.
  • Memiliki kandungan asam amino kadar tinggi.
  • Bisa melawan sakit dan melindungi kita dari sakit (kekebalan tubuh).

2. Rumput Barley 4350 mg

  • Bermanfaat untuk membersihkan tubuh pada tingkat sel.
  • Menormalkan metabolisme, menurunkan kadar kolesterol, membantu pencernaan dan menghilangkan sembelit.
  • Membantu masalah jerawat, Aids/HIV, alergi, demam, bronchitis, kandidiasis, eksim, herpes, infeksi, masalah ginjal, kusta, TBC, bisul, psorisis dsb.

3. Spirulina 340 mg

  • Kandungan zat besinya 58 x lebih banyak dibandingkan sayuran bayam, dan 18 x lebih tinggi dari daging.
  • Betakarotinnya 25 x lebih banyak dibanding wortel dan 100 x lebih banyak dibanding pepaya.
  • Bermanfaat untuk meningkatkan imunitas, suplemen protein, anemia, alergi, penyakit yang berhubungan dengan antibiotik, infeksi, mengurangi resiko kanker dan efek kemoterapi.
  • Mengatasi kerusakan lever, baik untuk penderita diabetes.
  • Untuk Penurunan berat badan.

4. Chlorella 3450 mg

  • Untuk Detoksifiksi.
  • Meningkatkan energi.
  • Membersihkan bau mulut.
  • Membantu mengatasi masalah jamur di vagina.
  • Hasrat untuk menikmati yang manis-manis menjadi turun.
  • Rambut tidak kering.
  • Mengurangi sakit kepala.
  • Membersihkan karang gigi.

5. Alfalfa 3360 mg

  • Menyembuhkan masalah ginjal, mengurangi retensi cairan dan pembengkakan.
  • Menyembuhkan gangguan auto-imun.
  • Penyembuhan radang sendi, pencernaan, sistem rangka, kelenjar dan saluran kencing.
  • Membersihkan darah, hati, usus.
  • Menurunkan kadar kolesterol.
  • Mencegah stroke.
  • Menyembuhkan batuk.
  • Menjadikan pencernaan menjadi bagus.
  • Membantu penyembuhan ulcus.

6. Chorophyll 380 mg

  • Mendukung kerja usus, paru-paru dan fungsi jantung.
  • Mendukung detoksifikasi.
  • Membantu dalam penyembuhan luka.
  • Meningkatkan system kekebalan tubuh.
  • Meningkatkan sel darah merah.

7. Lidah Buaya 40 mg

  • Produk alami yang banyak digunakan untuk produk kesehatan, kecantikan, obat dan perawatan kuli.
  • Mengandung 75 unsur yang berpotensi aktif termasuk vitamin, enzim, mineral, gula, lignin, saponin, asam salisilat dan asam amino.
  • Lidah buaya adalah primadona dalam kekebalan tubuh, memulihkan kondisi tubuh pasca penyakit dan kelelahan.

8. Garcinia Cambogia 1990 mg

  • Obesitas adalah merupakan masalah kesehatan publik secara global, dengan sekitar 315 juta orang di seluruh dunia yang dikategorikan obesitas.
  • Menurut WHO obat-obatan herbal tradisional memiliki potensi dalam mengatasi obesitas.
  • Suplemen-suplemen makanan botani kebanyakan mengandung campuran kompleks dari fitokimiawi yang memiliki interaksi aditif atau sinergis.

9. Tepung Beras Merah 380 mg

  • Berisi selenium yang berguna untuk mengontrol radikal bebas yang dapat merusak sel-sel membran, sehingga cocok untuk mencegah penyakit degeneratif.
  • Beras merah merupakan sumber magnesium, zat besi, selenium, mangan dan vitamin B1, B2, B3 dan B6.
  • Bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, bagus untuk penderita maupun mencegah penyakit kanker, maupun pencegahan kardiovaskuler.

10. Cuka Sari Apel 80 mg

  • Kandungannya berisi zat yang disebut asam asetat.
  • Mengandung beberapa asam sitrat dan malat laktat.
  • Membantu untuk penderita diabetes, penurunan berat badan, tekanan darah tinggi dan kolesterol.
  • Mengurangi gejala reumatik dan asam urat, memperbaiki sistem pencernaan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mengurangi gejala alergi, sakit tenggorokan dan infeksi usus.

Manfaat Produk Bioalpha RNW 10

  • Detoksifikasi dan meningkatkan fungsi tubuh.
  • Menyeimbangkan berat badan.
  • Mengatasi sembelit.
  • Membantu mengatasi: Alergi, sakit kepala, stroke, asam urat, diabetes, kanker dll.
  • Menormalkan PH (kadar keasaman) pencernaan.
  • Meringankan beban fungsi enzim di pankreas.
  • Mengurangi lemak dan penyumbatan pada hati.
  • Membangun flora usus.
  • Melancarkan pembuangan lendir dan ampas dari dinding usus, agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik.
  • Membuang kotoran yang menyumbat saluran usus. (penyumbatan pada usus bisa mengakibatkan kanker usus).
  • Merangsang peristaltik usus, agar pembuangan lebih lancar.
  • Membersihkan darah, kotoran dan kerak dalam tubuh.
  • Membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh.
  • Melancarkan peredaran getah bening.
  • Membuka pri-pori kulit.
  • Mengeluarkan lendir dari paru-paru, serta melancarkan pernafasan.
  • Meremajakan sel-sel, sehingga kulitpun menjadi bersih, sehat, kencang dan lembut (awet Muda).

Saran Penggunaan Produk Bioalpha RNW 10

1 s/d 2 sachet per hari, Seduh dengan air biasa / dingin, aduk sampai rata dan langsung diminum.

 

Harga Bioalpha RNW 10 Murah Tangerang

  • Harga RNW 10 Rp 1.100.000 / Box isinya 30 saset
  • Belum termasuk ongkos kirim
  • Pengiriman setiap hari
  • Atau bisa datang langsung ke toko ” Herbal Shop ” di Tanngerang

 

Untuk menunjang penyembuhan dan menjaga kesehatan keluarga bisa di bantu dengan mengkonsumsi air hidrogen dan air alkali yang dapat di produksi sendiri dan dapat di pakai berkali-kali setiap hari dan seluruh keluarga dapat mengkonsumsinya dengan alat Botol Dr+Water, untuk keterangan lebih lanjut mengenai dr water silahkan klik link berikut ====> Dr+Water

 

Informasi Lebih lanjut silahkan hubungi kontak person di sebelah kanan website.

You may also like...

%d bloggers like this: